20. Kepergian

1411 Words

Berakhir sudah masa liburan Dahlia. Sudah saatnya bagi Lia untuk kembali ke rutinitasnya di kota metropolitan itu. Bapaknya sudah lebih baik, bagaimana tidak jika perawatannya aja layaknya sultan. "Buk ...." Dahlia berada di dapur tepatnya di samping Darti yang sedang menggoreng lele. "Apa, Nduk?" Tanpa menoleh pada putrinya dia meneruskan aktivitasnya. Ada banyak perut yang menjadi tanggung jawabnya sekarang. "Buk ...." "Apa to, Nduk? Bak, buk, bak, buk saja dari tadi. Lihat, ni, ibu lagi goreng lele, kamu jangan deket-deket, nanti minyaknya nyipratin kamu." Darti nggak sabar dengan rengekan putrinya. Dahlia pun menuruti perintah ibunya. Dia menjauh dari kompor dan kini duduk di kursi panjang yang berada di dapur itu. "Lia nggak usah balik Jakarta aja ya, Buk?" rengek Lia seperti a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD