Sehari sebelum lamaran .... "Bapak ... Ibu ... Dahlia pengen bilang sesuatu ..." Dengan ragu-ragu gadis itu menemui kedua orang tuanya yang sedang berada di dalam kamar. Darti dan Wira saling berpandangan. Anak perempuannya itu kenapa berwajah serius begitu. Semenjak pulang ke rumah kemarin, sepertinya ada yang dia sembunyikan. "Kamu mau bilang apa, Nduk?" Darti mewakili suaminya untuk bertanya pada Dahlia, secara Wira sendiri belum terlalu lancar berbicara. "Ehm ... ehm ... anu, Buk ...." Matanya menyapu sekeliling kamar, dia bingung mesti mulai dari mana. Kalau dia bilang ingin menikah, apa kedua orang tuanya tidak akan kaget. Dia sama sekali belum pernah mengenalkan teman lelakinya pada keduanya. Pacar saja belum punya. "Apa to, Nduk? Kok cuma anu, anu aja." Darti nampak tidak saba

