Bagas menguap berulang kali melihat catatan yang tadi dia catat, bosan membaca, dia memilih mengambil kertas dan mulai menggambar, akhir-akhir ini dia tertarik dengan menggambar komik. Ponselnya berdering, ada nama Lintang di sana, Bagas segera mengangkat teleponnya. “Hai Lin, kenapa?” tanya Bagas. “Kan ini Sabtu kak, nanti jam sembilan ke perpustakaan kota mau belajar bareng, kakak mau enggak?” tanya Bagas. Sejenak Bagas berpikir, kenapa Lintang tidak belajar dengan kakaknya sendiri, dia tidak tau kenapa bisa mereka tidak begitu akur. “Kak Bagas? Gimana?” tanya Lintang lagi mengulangi pertanyaannya. Lintang masih terdiam menunggu jawaban Bagas. Sedangkan Bagas masih menimang menerima atau tidak, tetapi dia juga ingin bertemu dengan Mega. “Kalau di rumah kamu aja gimana?” tanya B

