Bab 110. Luna, Maafkan Mama 5

1495 Words

# Cakra baru saja melepas beberapa kancing kemejanya saat Luna masuk ke dalam kamar. “Kau sudah selesai bicara dengan Mama?” tanya Cakra. Luna mengangguk pelan. Dia langsung mendekat dan membantu Cakra melepas kemejanya. “Iya. Mama mungkin hanya terkejut karena aku tidak segera memberitahu Mama tentang kehamilanku. Lagi pula, Mama tidak berpikir kalau kita akan segera memiliki anak karena aku memang pernah bilang pada Mama kalau aku butuh waktu untuk mempertimbangkan dulu sebelum memutuskan untuk hamil,” balas Luna. Cakra mengulurkan tangannya dan menyingkirkan anak rambut yang jatuh di pipi Luna. “Maaf ya. Aku membuatmu mengandung di saat kau belum benar-benar siap,” tutur Cakra. Luna tampak hanya diam mendengar ucapan Cakra. Cakra kemudian meraih wajah Luna. "Apa yang kau pikirk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD