Chapter 54

698 Words

Ajeng memainkan ponsel sambil merenung. Beberapa hari ini, cewek itu sengaja tidak menghubungi Ilham. Mengabaikan pesan dan telepon dari sang pacar, Ajeng berharap ada perasaan rindu seperti yang dirasakan sebelum kehadiran Nalendra Al Ghifari dalam hidupnya. Dia masih menyimpan keinginan untuk terus mencintai dan menyayangi seorang Ilham Prana. Tanpa digantikan cowok pengganggu itu. Cewek itu terperanjat kaget. Terkejut akibat getaran ponsel yang sedang dipegangnya. Setelah menenangkan diri, dia melihat ponselnya. Nama Ilham tertera di sana. Menghela napas panjang, Ajeng menggeser ikon telepon berwarna hijau. Dia sudah memutuskan untuk berbicara dengan sang pacar. memperjelas segalanya, demi kebaikan kedua belah pihak. “Ya?” “Ajeng,” ujar Ilham. “Aku mau ngomong sama kamu.” “Iya.” C

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD