Chapter 87

1000 Words

“Rita?” Rupanya, Wira tidak sabar dengan ucapan terbata-bata dari Naura. Cowok itu ingin jawaban pasti dan tegas. Bukan jawaban yang penuh ragu dan tampak memikirkan alasan untuk berbohong. “Saya dan Naura harus minta izin Ajen dulu, Mas.” “Kasih tahu saya garis besarnya aja.” Wira mendesak Rita. Cowok itu benar-benar khawatir terhadap kondisi sang adik. Mencari tahu permasalahannya melalui teman-teman Ajeng adalah cara yang dia lakukan, agar mendapat jawaban dengan cepat. Hal itu dikarenakan dirinya yakin bahwa Ajeng tidak akan memberinya jawaban dengan mudah. “Intinya ....” Rita menatap Wira sejenak. Laki-laki tampan di hadapannya ini sungguh terlihat khawatir. Tampak sangat menantikan jawabannya. Dia jadi tidak tega untuk berbohong. “Ajeng lagi ada masalah sama mantannya.” “Ilham?”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD