Mulanya kedatangan mereka tidak disambut oleh Putri Ileana. Tetapi setelah dijelaskan apa maksud dari kedatangan, akhirnya pintu untuk mereka terbuka juga. Putri Ileana membiarkan kedua tamunya duduk dan berbicara. Anastasia mendorong stoples berisikan teh lavare di atas meja itu, "Saya ingin Anda memberikan ini. Tidak tahu pasti apakah teh lavare dapat memulihkan kondisi Pangeran Tatius, tapi kita tetap harus mencobanya." "Saya tidak bisa melakukannya. Pangeran Tatius tidak mengizinkan saya untuk mendekati kamar peristirahatan. Terlebih jika harus memberikan teh lavare pada malam hari." Putri Ileana masih ingat saat dia keluar dari kamar peristirahatan. Waktu itu tiba-tiba Pangeran Tatius mengusirnya. Memang sebelumnya mereka berdebat mengenai suatu hal, akan tetapi mengusir dirinya ad

