Anastasia berjalan lambat menuju ranjang peristirahatan. Dia duduk sebentar di sisi yang lain sambil mencuri pandang ke arah sang duke yang kini tengah sibuk membaca buku. Tampak sangat serius dan tidak bisa diusik. Padahal dia ingin membicarakan hal yang penting. Lebih tepatnya meminta sesuatu pada sang duke. Dia bangkit dari duduknya, lalu berlalu menghampiri jendela. Memastikan kalau sudah ditutup dengan rapat. Setelah itu dia berlalu ke kamar mandi, masih sambil mencuri pandang pada sang duke. Lelaki itu sama sekali tidak terusik meski dia sudah berjalan ke sana kemari. Di dalam kamar mandi, dia mengacak-acak rambutnya sendiri. Sunggu frustrasi tidak tahu bagaimana cara untuk meminta sesuatu setelah menimbulkan banyak kekacauan. Itu akan menjadi hal yang sangat memalukan seumur hidup

