Bab 121: Saksi Mata

1459 Words

Suara tumpahan air membuat sang duke pagi itu terbangun. Ingatannya yang baru saja sadar langsung menuju pada kejadian tadi malam. Dia sampai kesulitan tidur karena kejadian itu.   Jika diingat lagi bagaimana Anastasia berusaha menggodanya, lebih dari pada kata lucu. Wajar saja jika wanita itu tidak pandai menggoda seseorang karena tidak ada pria yang dekat dengan Anastasia kecuali dirinya. Mungkin masih butuh pengalaman mengenai asmara. Memang usaha yang dilakukan berakhir gagal, akan tetapi dia sungguh terhibur.   Sang duke mengangkat tubuhnya untuk duduk perlahan sembari mengumpulkan seluruh kesadaran. Dia menoleh ke sisi sebelah. Kosong. Tidak ada Anastasia yang berbaring di sampingnya. Sesuatu yang jarang untuk dilihat karena biasanya wanita itu selalu pulas tidak terkontrol. Dia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD