Bab 53: Cerita Perselingkuhan

1022 Words

"Saya sangat senang bisa menghabiskan waktu di Morning Glory bersama anda, nyonya Anastasia. Tidak sabar menanti pertemuan kita selanjutnya." Ucap putri Kayana seraya menundukkan sedikit kepalanya sebelum menatap lurus kembali. Anastasia menundukkan kepala pula. "Sungguh sebuah kehormatan bagi saya." Menegakkan kepala dan menatap putri Kayana yang sedang tersenyum padanya. "Saya juga sama tidak sabarnya menanti pertemuan selanjutnya." Membalas senyuman itu dengan yang sama. Putri Kayana membalikkan badan, lalu menghampiri kereta kuda. Langkahnya begitu tegas dan tidak terburu-buru. Sampai ketika mencapai kereta kuda, seorang prajurit membukakan pintu kereta untuknya. Lantas dia mengangkat sedikit gaunnya agar lebih mudah menaiki kereta kuda. Baru saja dia menundukkan kepala ingin mencond

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD