Bab 61: Anastasia vs Florence

1239 Words

Sang duke menatap lurus ke arah dokter Norvin yang sibuk dengan lembaran-lembaran kertas yang ada di atas meja. Belum menjawab pertanyaan yang sudah diajukannya sejak tadi. Entah apa yang dipikirkan dokter Norvin saat ini, yang jelas dia berpikir mungkin saja apa yang ditanyakan butuh waktu yang lama untuk menjawabnya. “Biji apel, pala, kentang hijau, kacang merah, almon, dan jamur. Semua itu mengandung racun alami yang bila tidak bisa diolah secara baik akan mengancam nyawa.” Sang duke membiarkan dokter Norvin mengamati persoalan yang ditanyakannya. Sampai sejauh ini dia masih mencari tahu jenis racun yang memiliki kemungkinan besar menghilangkan nyawa Putri Haura. Hanya racun satu-satunya alat membunuh yang tidak meninggalkan jejak. “Tapi tidak ada di antara bahan makanan yang saya s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD