Seperti angin yang selalu berganti arah. Seperti itu juga yang terjadi pada Darell dan Louisa. Louisa bahkan harus berulangkali bertanya pada dirinya sendiri. Bukankah dia yang berhak marah pada Darell? Darell bahkan mengabaikannya demi...Julia. Tapi sekarang, seperti arah mata angin di Grand Canyon yang dapat berubah dalam sekejap, justru Darell lah yang menjadi aneh di mata Louisa. Darell menjadi pria yang sepertinya mudah sekali marah. Dia memutuskan dengan sepihak bahwa dia akan berpindah kabin. Tentu saja ke kabin Louisa. Dengan alasan, bahwa Louisa sangat ceroboh dalam menjaga kehamilannya. Oh...rasanya Louisa ingin berteriak pada Darell, bahwa pria itulah satu-satunya alasan mengapa dia melakukan perjalanan jauh, berbahaya dan berlaku layaknya pengintai. Jadi Darell tidak mempu

