2. Awal Perjuangan

1217 Words
Haaiii gais, welkambek xixixi. Kangen ga nii sama Nei, eh sama Hana dan kawan - kawan maksudnya wkwkwk. oke deh, kita lanjutkan sj                    ^^ Happy Reading ^^ 'Hmmm, gue kerjain sekarang aja kali ya makalahnya? Eh tapi kan gue gak punya laptop. Hadeh' batin Hana. "Ah iya, gue tanya Raffael sama Adrian aja kali ya?" monolog Hana. "Siapa tau salah satu dari mereka ada yang punya laptop ya kan," lanjut Hana. "Hmm, oke deh gue chat sekarang," final Hana.                    Raffael 'Multimedia                               Online Hana Syhira: Assalamu'alaikum, ini gue Hana Raffael 'Multimedia: Waalaikumsalam Hana Syhira: Lu ada laptop ga? Raffael 'Multimedia: Kaga ada Na Hana Syhira: Adrian ada ga ya? Raffael 'Multimedia: Kurang tau dah gue Hana Syhira: Hmm ya udah deh makasih yaa Raffael 'Multimedia: Iyah Na Setelah membaca pesan terakhir dari Raffael, Hana pun langsung ngechat Adrian, untuk menanyakan hal yang sama.                                  •°•°•                      Adrian 'Multimedia                                Online Hana Syhira: Assalamu'alaikum, Ini Hana. Lu ada laptop ga? Adrian 'Multimedia: G ada Singkat, jelas, padat dan cuek. Setelah membaca pesan terakhir dari Adrian, Hana pun langsung beranjak untuk tidur. Karena jam sudah menunjukkan pukul 10 malam. "Hmm, ya udah deh mending sekarang gue tidur aja, besok baru gue pikirin lagi mau pake laptop siapa buat kerjain makalahnya" ucap Hana pada dirinya sendiri. Setelah beberapa menit, akhirnya Hana pun sudah terlelap dalam tidur nya.                                   •°•°• Kriiinnngggggg Suara alarm sudah berbunyi, Hana pun bangun dari tidur nya untuk mematikan alarm, setelah itu langsung bersiap untuk mandi. Tok Tok Tok "Naaa, udah bangun belum?" "Udah Ma, ini lagi mandi" jawab Hana "Kalo udah selesai cepat turun ya, setelah itu langsung sarapan ... nanti keburu telat loh Naa," ucap Mama nya Hana. Hana pun teriak dari dalam kamar mandi untuk menyahuti ucapan mama nya. "Iyaa Maa, ini Hana lagi sabunan, dikit lagi selesai kok" "Oke Naa, cepet ya mandinya udah jam 6.15 nih" "Mama tunggu di bawah ya Naaa," lanjut Mama nya Hana atau kita panggil saja Mama Gina. "Iyaa Maa" jawab Hana Setelah selesai mandi, Hana pun bergegas memakai seragam sekolahnya dan langsung turun kebawah untuk sarapan. "Pagi Pa, Ma," sapa Hana kepada kedua orang tuanya. "Pagi sayang" jawab Papa nya Hana atau bisa kita panggil Papa Johan. "Pagi nak, ayo duduk terus langsung sarapan. Nanti kamu telat loh sayang," jawab Mama Gina dengan penuh perhatian kepada anak pertamanya itu. "Iya Ma" ucap Hana dengan senyumnya. "Duh aku disini berasa jadi anak pungut ya" ucap adik nya Hana, kita panggil aja Vina. "Lo kan emang anak pungut Vin, wle," ledek Hana yang di tunjukkan kepada sang adik. "Hanaa, gak boleh gitu ah sama adik kamu." ucap Gina, Mama nya Hana dan Vina. "Iya nak, jangan gitu, nanti kalo dia ngadu gimana? hahaha" ucap Johan lalu tertawa. "Oh iya ya Pah, nanti dia nangis ya hahaha" ledek Hana yang semakin menggebu-gebu. "Terus aja teruusss. Ledekinn terusssss" ucap Vina kesal. "Wkwk, yelah Vin, baperan banget loo." Hana sudah selesai sarapannya, ia pun langsung berpamitan kepada kedua orang tuanya untuk pergi berangkat ke sekolah. "Mah, Pah. Aku berangkat dulu yaa, udah telat nih. Assalamu'alaikum" "Wa'alaikumussalam" jawab mereka kompak. "Dadah anak pungut, wleee hahaha" lanjut Hana yang masih saja meledek adik nya. "Mamaaaaa, kakak nyaa tuuuuu" adu Vina kepada Mama Gina atas kelakuan kakak nya itu. "Hanaaaa, adik nya jangan di ledekin mulu ah" ucap sang Mama "Iyaa Maa wkwk, bercandaa. Lebay lo Vin wlee," teriak Hana dari depan pintu. "Mamaaaa," rengek Vina "Sayang, ka Hana cuma bercanda nak" ucap sang Mama menasehati. "Ish bercanda nya ga lucu, malah bikin kesell Maaa" ucap Vina dengan muka di tekuk. "Udah ya sayang, sekarang kita berangkat ke sekolah yuk, udah siang nih nanti kamu terlambat, ayo Mama yang anterin." Vina pun bergegas untuk mengambil tas dan memakai sepatu nya. "Ayo Maa, Vina udah siap nih" Ucap Vina yang amat sangat bersemangat. "Ayo sayang."                                  °•°•° Hana POV "Hmm, gue bawa motor atau pesen ojek online ya?" kata Hana yang nampak bingung, "Kalo bawa motor, gue males. Kalo pesen ojek online nanti duit gue abis. hadeuh," "Ehhmm, bawa motor aja lah" lanjut Hana. Setelah beberapa menit bergelut dengan pikiran nya, akhirnya Hana memutuskan untuk membawa motor sebagai kendaraan nya untuk berangkat ke sekolah. Brumm Brumm Di sepanjang perjalanan Hana terus melafalkan doa-doa dan tidak lupa juga dengan mengucapkan sumpah serapah nya, karena dirinya yang sudah hampir terlambat 20 menit. Setelah selesai dengan kepanikan yang ia buat sendiri sedari tadi di sepanjang jalan, akhirnya ia sampai di sekolah, dan nyata nya jam masih menunjukan pukul 7.25 sedangkan kelas masuk pukul 8.00. Ternyata Hana lupa kalo sekolah yang ia tempati sekarang itu masuk nyaa jam 8.00. Suatu keberuntungan bukan? Keberuntungan hari ini menjadi milik Hana. Mungkin kalau dari tadi sudah masuk, sudah di pastikan kalau Hana di hukum. Entah apa hukuman yang akan di berikan oleh guru tersebut. "Haiii gaiss" Ucap Hana kepada teman-teman nya. "Haiii Naa" ucap mereka dengan kompak. "Tumben banget lo datang jam segini Na ...." "Biasanya lo dateng gercep banget, dateng paling awal, paling getol. tumbenn banget sekarang jam set 8 lo baru dateng. Kenapa lo?" tanya Rachel panjang kali lebar kali tinggi. "Nah, bener tuh kata Rachel. gak biasanya lo itu kesiangan, kenapa tuh??" tanya Tata yang juga kepo. "Yaaa, gue tuh tadi bangunnya kesiangan, terus juga tadi adik gue tuh ngajak adu bacot dulu wkwkwk. Jadinya kesiangan deh berangkat sekolahnya hehehe" Jelas Hana yang langsung di angguki oleh kedua temannya yang kepo itu. "Eh ada PR gak?" tanya Hana ke Rachel. Bukannnya menjawab pertanyaan dari Hana. Rachel malah berteriak untuk menanyakan PR tersebut. "Woii, ada PR gak hari iniii?!" Teriak Rachel di dalam kelasnya. "Husstt, jangan teriak-teriak Rachelllll" Bisik Hana kepada Rachel. "Hehehehe" jawab Rachel dengan cengirannya. "Gak ada Hel" jawab salah satu perempuan teman sekelasnya. "Berisik banget. Ngapain si teriak-teriak?! Masih pagi juga" sarkas salah satu cowo teman sekelasnya juga. "Bodo amat, gak peduli" jawab Rachel dengan muka songongnya. karena cowo itu malas meladeni Rachel jadi ia hanya bersikap acuh dengan jawaban yang Rachel berikan. "Makasih ya" ucap Rachel kepada perempuan teman sekelasnya tadi. Perempuan itu pun membalas dengan senyum manis nya. Bel pun sudah berbunyi, pertanda pelajaran akan segera di mulai. Siswa dan siswi SMK Dewantara pun mengikuti pelajaran dengan khidmat. Setelah beberapa jam yang di pakai untuk belajar, akhirnya waktu yang di tunggu-tunggu pun teleh tiba. Yap! waktu pulang. Para siswa dan siswi SMK Dewantara pun berbondong-bondong keluar kelas untuk segera pulang. Beda hal nya dengan Hana, Rachel dan Tata. Mereka lebih memilih untuk menunggu di dalam kelas daripada harus dorong-dorongan karena berebut untuk pulang. Setelah di rasa mulai sepi, baru mereka mulai beranjak dari tempat duduknya untuk pulang. "See you Hel, Ta" ucap Hana. "See you too Hana" ucap mereka secara bersamaan. "Bye, gue duluan yaa" pamit Hana kepada kedua Bestai nya. Bestie maksudnya xixixi. Mereka pun berpelukan untuk mengakhiri pertemuannya siang ini. "Lo tiati Naa" ucap Tata. "Jangan ngebut-ngebut, nanti kalo lo mati siapa yang ngajarin gue makalah?" ucap Rachel yang di campuri dengan sedikit candaan. "Mau gue sumpel mulut lo?! Doanya yang baik-baik kek!" sarkas Hana. "Ehehehehe, canda Naaa. Yaa udah byee Haanaa." Akhirnya mereka pun pulang ke rumah nya masing-masing, setelah perdebatan kecil itu.                                 TBC. Semogaa sukakkk-!!                  See u next chap gais! di tulis pada tanggal : 8 Januari 2022 di publikasi pada tanggal : 8 Januari 2022
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD