Afila sedikit berlari untuk masuk ke Hotel di sertai isak tangis yang benar-benar sudah terlepas. " Ma,Nanda jahat." Ujarnya. " Dia nggak sayang sama Afila,ma.Dia sulit melupakan perempuan yang di cintai,istri manapun tidak akan sanggup seperti ini." Pelukan pada bantal yang di dekap semakin erat,Hatinya hancur tanpa bisa di ungkapkan ketika seseorang yang begitu di cintainya tidak memiliki perasaan yang sama. " Hati saya bukan untuk kamu,Fil.." Kembali terngiang di gendang Telinga,Afila menghela nafas dalam. " Bukan gue yang meminta pernikahan kita tetap terjadi,lo sendiri Nan.Tapi sekarang,lo justru membalas dendam semuanya.Gue nggak ngerti yang sebenarnya kebahagiaan apa yang sedang lo balikin,dengan semua ini gue justru tersiksa." Ungkapnya. Ketukan pintu terdengar dari arah ka

