Suara berdebum menggema di area tangga evakuasi. Laki-laki yang baru saja akan meninggalkan tempat itu mengernyit heran.Tidak biasanya ada suara benda jatuh sekeras itu. Rey, laki-laki yang sedang mengangkat panggilan dari sang adik melirik ke segala arah. Menerka apa hal yang menimbulkan suara itu. “Halo, Bang.” Suara seseorang di balik sambungan itu menyadarkannya kembali. “Hm.” Matanya masih menjelajah sekitar. Mencari sesuatu yang mencurigakan. “Jangan lupa transfer, ya.” Rey berkacak pinggang. “Kenapa bukan Mama?” “Katanya suruh minta Abang aja.” Rey mendengkus. “Nanti Abang kirim.” Karena penasaran, Rey melongok ke bawah dan betapa terkejutnya dia menemukan seorang perempuan tergeletak di lantai. Helai rambut menutupi wajah perempuan itu. Rey langsung mematikan sambungan dan

