PENYESUAIAN Hawa panas mulai terasa oleh perempuan yang masih sibuk beres-beres rumah. Keringat mulai turun membasahi tubuh, Yanti sedikit lelah. Rumah sebesar itu membuatnya kewalahan untuk bersih-bersih. Tanpa sadar dia tertidur di sofa berbentuk L di depan televisi. Langkah kaki yang sengaja di pelankan agar tak mengganggu tidur sang istri, Ismoyo lakukan. Wajah lelah Yanti sangat kentara sekali, ucapan salam yang sejak tadi dilakukan tak juga direspon oleh perempuan itu. Tangan lelaki itu perlahan menyusuri wajahnya, tetapi tak sampai menyentuh. Maafkan aku, Yan. Lelaki itu berkata dalam hati. Ismoyo mengedarkan pandangan mencari sosok si Mbok yang sedari tadi tak tak terlihat. Lelaki itu kemudian mencari ke tempat menjemur pakaian dilantai paling atas rumahnya. Di sana ada bangku

