TERKUAK

1137 Words

TERKUAK "Bodoh, sih. Tiap rencana yang kamu susun selalu gagal, Nia," kata Widya di rumahnya yang baru saja mendapatkan laporan dari wanita yang disewa untuk menemani Ismoyo. "Halah kayak kamu enggak. Masih mending rencanaku daripada rencanamu. Lagian masku udah nggak nggape omonganmu lagi. Buktinya kamu sering dicuekin," balas Dania tak mau kalah. Seorang perempuan dengan pakaian yang begitu ketat, meskipun masih dalam batas kesopanan masuk ke rumah Widya. "Kalian berdua itu selalu aja ribut. Kenapa, sih? Nggak pengen ngadirin pesta?" Keduanya menoleh dan menjawab berbarengan. "Di mana?" "Urusan seneng-seneng aja kalian kompak banget," seloroh Safira. "Seriusan, siapa ngadain pesta?" tanya Widya berapi-api. "Sobat kentalmu. Dia baru aja ngelahirin." Safira memainkan mata. "Halah.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD