30. Saingan Marcuss

904 Words

Embun pagi telah menguap, sinar matahari mulai menampakkan kilaunya. Lalu lalang kendaraan memenuhi jalan raya. Bunyi klakson terasa seperti ritual setiap harinya dijalan raya. "Sial!" umpat Alena saat jam tangan di pergelangan tangannya menunjukkan pukul delapan pagi. Hari ini adalah hari besar untuknya, dia akan diangkat menjadi Presiden Direktur rumah sakit negeri milik pemerintah karena jasanya. Dia juga diberikan saham sebesar 35% secara cuma-cuma di rumah sakit itu. Semua jajaran dan juga dokter di rumah sakit negeri tersebut telah menunggu kedatangan Alena. Banyak dari mereka yang ingin melihat secara langsung bidadari tanpa sayap yang telah sukses mengirimkan ratusan ribu paket obat untuk umat islam di Palestina akhir-akhir ini. Bahkan Alena mampu membuka jalur bagi tim kedokter

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD