Gara-gara drakor

1974 Words

Sejak aku datang ke rumah ini aku hanya berdiam diri di kamar. Alhasil sejak tadi pagi sampai sekarang perutku belum kemasukan apapun. Dan cacing-cacing di perutku sudah berdemo ria meminta jatah. Makan soto tangkar sepertinya enak, tapi aku malas untuk membelinya. Akhirnya aku turun, dan mendapati Azmi sedang bermain game di ruang tamu. "Dek kok sepi banget sih?" semenjak aku ke sini aku memang tidak melihat mama, papa serta Afnan. Kemana mereka. "Lagi pada pergi kak," jawab Azmi. Matanya masih fokus pada layar televisi dan tangan yang memegang stick playstation-nya. "Dek beliin kakak soto tangkar dong di gang mesjid." Aku sengaja menyenggol lengan Azmi agar ia mau mendengarku. "Males ah kak, itukan jauh. Tadi juga uang taksi kakak ngutang ke aku." "Yaelaah perhitungan banget sih s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD