Sudah beberapa hari ini Seyra datang ke kantor dengan penampilan yang berantakan. Rambut yang biasanya dicatok lurus, kadang dibentuk curly atau disanggul rapi kini hanya diikat asal jadi satu membentuk ekor kuda. Warna pakaian yang dipilih juga bukan warna warna segar khas Seyra. Dia lebih suka mengenakan kemeja warna monokrom, hitam, putih, abu-abu dan coklat muda. Ia juga tidak ceria seperti biasanya. Ya, tidak terlalu menunjukkan wajah sedih bermuram durja seperti kalau sedang sendirian di kamar juga. Hanya saja dia tidak terlalu ikut nimbrung ke dalam guyonanan karyawan lain. Tertawanya pun juga tidak selebar biasanya. Dia hanya ikut tersenyum ketika ada hal yang lucu menurutnya. Selama beberapa hari itu juga sekalipun Sarah tidak pernah muncul di kantor. Menurut keterangan Mbak Yaya

