Chapter 27

1306 Words

Sebelah tangan Siena mengepal erat, ia menggigit bibirnya dengan kuat hingga memerah. Perutnya terasa bergejolak dan ingin muntah, tapi Siena menahannya. "Pergilah. Pergi dari kehidupan Aaron dan Kiara. Aku akan menjamin hidupmu, tapi pergi dari kehidupan anakku,” ujar Mrs. Ackerley. Mendengar perkataan ibu Aaron, Siena merasa hatinya sedang dirobek. Dirobek paksa hingga berdarah dan hancur. Ada sesuatu yang ingin keluar dari perutnya karena mual yang hebat. Sekuat tenaga Siena menahannya, dan juga matanya yang pedih dan menghangat siap menumpahkan air mata. Sambil menguatkan hatinya, Siena menghela napas pelan dan menatap kembali Mrs. Ackerley. "Saya akan pergi, jika Aaron melepaskannya,” balas Siena. Mrs. Ackerley terkejut dan membulatkan matanya, tak percaya dengan ucapan berani Si

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD