Sepanjang perjalanan tak ada pembicaraan di antara keduanya. Cia tampak memikirkan sesuatu entah itu apa, sedangkan Aldo fokus menyetir, sesekali pemuda itu melirik gadis yang berada di sampingnya tengah diam sedari tadi dan jangan lupa lipatan kulit di jidat gadis itu yang menandakan dia sedang berpikir keras. Apa yang sedang gadis itu pikirkan hingga seperti itu? "Ci,” panggil Aldo untuk kemudian yang membuat fokus gadis itu teralihkan kepada sosok pemuda yang berada di sampingnya ini. "Kamu lagi pikirin apa?" tanya Aldo kemudian. "Gak lagi pikirin apa-apa." "Kamu gak usah pikirin yang tadi. Kamu jawab kalau kamu sudah siap aja," kata Aldo yang berpikir jika gadis itu sedang memikirkan ungkapan perasaannya tadi di mall. Dan seperti di awal, dia tidak akan memaksa Cia untuk menerima

