Chapter 20: I Miss You!

2474 Words

  David’s Pov   Saat kita membuka hati pada semua hal dan membuka pikiran kita untuk beragam kemungkinan, kita akan menemukan sesuatu yang berbeda dari yang selalu kita pahami sebelumnya dan mampu memandang pada suatu hal dengan perspektif yang lainnya. Hanya mengatakan sesuatu memang sangat mudah sekali, ingat pepatah lama mengatakan bahwa lidah tidak bertulang, begitu juga dengan pikiranku yang tak memiliki saringan untuk memilah pikiran mana yang boleh ada dan tidak.   Setelah kematian Arrabela, aku tidak bisa berpikir hal yang positif mengenai kematian. Bagiku, sebuah kehilangan terbesar dan yang paling mengerikan adalah datangnya malaikat pencabut nyawa, bukan padaku, tapi orang-orang yang aku sayangi. Membayangkan mereka akan menutup matanya terlebih dahulu, akan membuatku kehil

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD