Hamparan Bunga yang sedang bermekaran itu begitu memanjakan mata siapapun yang memandangnya. Berderet dengan warna-warna yang cantik dan memikat mata. Kesegarannya pun begitu menenangkan, begitulah yang dirasakan oleh Jade saat ini. Langit yang cerah mendorongnya untuk memaksa Aeghar berpiknik dengannya di halaman belakang rumah mereka. “Akhirnya aku bisa melihat isteriku yang cantik cukup lama,” ujar Aeghar yang berbaring miring menghadap Jade dengan tangan menopang kepalanya. “Kemarin kau menentangku dengan keras di depan semua orang,” balas Jade tanpa menatap ke arah Aeghar. Masih tekun dengan buku yang ada di tangannya. Terdengar Aeghar terkekeh tapi tatapannya sama sekali tak beralih dari Jade. Baginya, tak ada pemandangan yang lebih menakjubkan daripada pemandangan isterinya
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


