David POV Semalaman aku tak bisa memejamkan mataku. Gelisah karena otakku selalu memikirkan Jade tiap kali aku berusaha untuk memasuki dunia mimpi. Setelah bergulat dengan akal sehatku, akhirnya disinilah aku. Duduk di sudut gelap menikmati pemandangan yang ada di depanku. Tubuh Jade yang separuhnya tertutupi oleh selimut, dia tampak begitu damai dalam tidurnya. Menikmati bagaimana nafasnya pelan dan teratur. Dia begitu sempurna meski sedang tidur. Melihat ruang kosong yang ada di samping tubuh Jade mendorongku untuk berjalan mendekati ranjang. Aku bernjinjit, mengantisipasi suara yang akan ku buat jika menapak dengan normal. Kemudian aku mulai duduk dengan perlahan di sampingnya. Aku mengamatinya, wajahnya yang tampak damai, seperti mengundangku untuk ikut bergabung dalam mimpi

