Healing dengan rasa hampa

1065 Words

Katanya, kalau buaya ketemu pawangnya jawabannya adalah pintu taubat. Tapi, nyatanya, aku tidak pernah tahu kalau ternyata Hans sebuaya itu. Marah, tentu saja. Lantaran aku bukan siapa-siapa Dewita, pun memang tidak pernah menjadi apa-apanya, aku hanya bisa mendengarkan ceritanya saja. "Jadi ya intinya aku memilih jalur perceraian. Bahkan, orang tuaku langsung setuju." Claudia dan aku menjadi pendengar setia. Entahlah, aku tidak tahu harus merespon atau bereaksi seperti apa. Intinya, semoga apa pun keputusan Dewita itulah yang terbaik untuknya. Dia bahkan sudah memberitahu kerabatnya untuk datang menjemput. Tak enak juga harus menginap di rumah Claudia beberapa hari ini. Hans tidak tahu istrinya ada di mana, apalagi dia memang tidak mengenal Cleo. Selang menunggu beberapa jam, kerab

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD