Setelah sukses melayangkan pukulan mentah ke pipi si kampret, ah, maksudku Eric, aku langsung pamit terburu-buru dan mencari keberadaan Claudia. Aku yakin sekali dia masih ada di sekitar Vintage bar. Pun akhirnya aku melambaikan tangan pada Cleo dan Mira, terserah mereka akan merutuki aku yang tiba-tiba pulang dengan segera. Nyatanya, sampai parkiran, ternyata Claudia tidak ke mana-mana. Hanya berdiri di dekat mobilku. "Clau?" "Pak Adam lama banget sih. Dingin tahu." ucapnya sambil mengelus lengannya sendiri. Aku berinisiatif untuk bersikap romantis dengan melepas jaketku. Ya, penampilanku sangat sederhana. Bukan Adam yang selalu memakai pakaian kerja. "Ini, pakailah. Kamu juga, ngapain pakai dress se minim ini sih? Tapi, are you okey kan, Clau?" Bukannya menjawab, dia malah me

