Pamer cincin sama mantan

1075 Words

Rumah Ben tidak terlalu jauh. Semalam, Claudia kusuruh untuk menginap di rumah Mira. Aku sudah berjanji tidak akan membawanya ke rumah sebelum janur kuning melengkung di depan rumahnya. Dulu sih pernah, sewaktu dia sakit lantaran jatuh dari motor. "Ini beneran rumahnya kan?" "Iya, Mas. Bukannya aku inget semua tentang dia sih, tadi aja aku masih lupa-lupa ingat rumahnya gang yang mana." Memang jaraknya tidak terlalu jauh dari kantor, aku mengetuk beberapa kali. Tidak ada jawaban. "Apa perlu kudobrak?" Claudia menggeleng. Bukan karena membela Ben, tapi mungkin terkesan tidak tahu sopan di depan rumah orang. Terlepas siapa pun Ben, Claudia masih bisa memanusiakan manusia. Akhirnya aku bertanya pada orang-orang yang mengenalnya. Katanya sih sekarang dia bekerja di perusahaan pengirim

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD