Jeleknya Bram, Adrian dan Kevin

1596 Words

2 minggu Fene terbaring koma.... Kepulangan Adrian dan Kevin dari Swiss, tidak membuat keadaan Fene berubah, atau ada perkembangan yang berarti. Bram terlihat sangat frustasi. Fene tak kunjung membuka matanya. "Sweety... Wake up. Please open your eyes." Isak Bram, mengecup punggung tangan Fene. Dokter Lois meminta pada Bram, agar senantiasa bersabar. Kondisi seperti ini tidak dapat diprediksi. Adrian dan Kevin merangkul Bram saat tiba dirumah sakit. "Gimana kondisi Fene Bram.?" Tanya Adrian masih menyiratkan kesedihan. "Yaaaah... Beginilah. Tidak ada perkembangan." Rundung Bram. "Jasmine dimana.?" Adrian tidak melihat keberadaan Jasmine. "Jasmine masih di Paris bersama Nichole. Besok baru kembali." Jelas Bram. "Ooogh... Iya, kemaren Jasmine nelfon gue, tapi nggak gue jawab, da

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD