Mimpi Untuk Mira

1086 Words
Ketika aku mengalami hal yang sungguh menguras hati, menandai jika hal ini sudah menjadikanku dewasa, kehidupan yang memang sangat diidamkan sewaktu kecil ternyata sangat menyiksa ketika aku dewasa. Kadar suatu masalah memang berbeda beda, maka dari itu tuhan menciptakan masalah hambanya berbeda beda. Sewaktu kecil ketika aku ditanya "Mira sayang, cita cita nya jadi apa? " dengan lantang aku menjawab kalau aku ingin menjadi Astronot, pergi ke bulan, jalan jalan ke luar angksa kurasa itu sangat menyenangkan. Tapi setelah aku Bersekolah dan Kuliah, tugas yang tiada henti tiap hari aku meralat ucapan ku sewaktu kecil. " Kayanya aku ingin jadi sukses aja dibanding jadi astronot " Ternyata kenyataannya Astronot bukan hanya mengendarai Roket lalu sampai ke bulan, bukan seperti itu kita harus memahami Koordinat , Gaya Gravitasi dll Skip ~ Aku sudah berada di ruang dosen terbaikku, mendiskusikan beberapa materi dan tugas yang akan datang. Aku memahami dengan seksama, tanpa beralih fokus. " Inget ya Mir, kita gak akan pernah bergerak maju ketika kita tak memikirkan idenya. " Percayalah seserang bisa sukses bukan karena dia Nilai nya besar atau Organisasinya banyak. Ketika aku mengalami hal yang sungguh menguras hati, menandai jika hal ini sudah menjadikanku dewasa, kehidupan yang memang sangat diidamkan sewaktu kecil ternyata sangat menyiksa ketika aku dewasa. Kadar suatu masalah memang berbeda beda, maka dari itu tuhan menciptakan masalah hambanya berbeda beda. Sewaktu kecil ketika aku ditanya "Mira sayang, cita cita nya jadi apa? " dengan lantang aku menjawab kalau aku ingin menjadi Astronot, pergi ke bulan, jalan jalan ke luar angksa kurasa itu sangat menyenangkan. Tapi setelah aku Bersekolah dan Kuliah, tugas yang tiada henti tiap hari aku meralat ucapan ku sewaktu kecil. " Kayanya aku ingin jadi sukses aja dibanding jadi astronot " Ternyata kenyataannya Astronot bukan hanya mengendarai Roket lalu sampai ke bulan, bukan seperti itu kita harus memahami Koordinat , Gaya Gravitasi dll Skip ~ Aku sudah berada di ruang dosen terbaikku, mendiskusikan beberapa materi dan tugas yang akan datang. Aku memahami dengan seksama, tanpa beralih fokus. " Inget ya Mir, kita gak akan pernah bergerak maju ketika kita tak memikirkan idenya. " Percayalah seserang bisa sukses bukan karena dia Nilai nya besar atau Organisasinya banyak. Ketika aku mengalami hal yang sungguh menguras hati, menandai jika hal ini sudah menjadikanku dewasa, kehidupan yang memang sangat diidamkan sewaktu kecil ternyata sangat menyiksa ketika aku dewasa. Kadar suatu masalah memang berbeda beda, maka dari itu tuhan menciptakan masalah hambanya berbeda beda. Sewaktu kecil ketika aku ditanya "Mira sayang, cita cita nya jadi apa? " dengan lantang aku menjawab kalau aku ingin menjadi Astronot, pergi ke bulan, jalan jalan ke luar angksa kurasa itu sangat menyenangkan. Tapi setelah aku Bersekolah dan Kuliah, tugas yang tiada henti tiap hari aku meralat ucapan ku sewaktu kecil. " Kayanya aku ingin jadi sukses aja dibanding jadi astronot " Ternyata kenyataannya Astronot bukan hanya mengendarai Roket lalu sampai ke bulan, bukan seperti itu kita harus memahami Koordinat , Gaya Gravitasi dll Skip ~ Aku sudah berada di ruang dosen terbaikku, mendiskusikan beberapa materi dan tugas yang akan datang. Aku memahami dengan seksama, tanpa beralih fokus. " Inget ya Mir, kita gak akan pernah bergerak maju ketika kita tak memikirkan idenya. " Percayalah seserang bisa sukses bukan karena dia Nilai nya besar atau Organisasinya banyak. Ketika aku mengalami hal yang sungguh menguras hati, menandai jika hal ini sudah menjadikanku dewasa, kehidupan yang memang sangat diidamkan sewaktu kecil ternyata sangat menyiksa ketika aku dewasa. Kadar suatu masalah memang berbeda beda, maka dari itu tuhan menciptakan masalah hambanya berbeda beda. Sewaktu kecil ketika aku ditanya "Mira sayang, cita cita nya jadi apa? " dengan lantang aku menjawab kalau aku ingin menjadi Astronot, pergi ke bulan, jalan jalan ke luar angksa kurasa itu sangat menyenangkan. Tapi setelah aku Bersekolah dan Kuliah, tugas yang tiada henti tiap hari aku meralat ucapan ku sewaktu kecil. " Kayanya aku ingin jadi sukses aja dibanding jadi astronot " Ternyata kenyataannya Astronot bukan hanya mengendarai Roket lalu sampai ke bulan, bukan seperti itu kita harus memahami Koordinat , Gaya Gravitasi dll Skip ~ Aku sudah berada di ruang dosen terbaikku, mendiskusikan beberapa materi dan tugas yang akan datang. Aku memahami dengan seksama, tanpa beralih fokus. " Inget ya Mir, kita gak akan pernah bergerak maju ketika kita tak memikirkan idenya. " Percayalah seserang bisa sukses bukan karena dia Nilai nya besar atau Organisasinya banyak. Ketika aku mengalami hal yang sungguh menguras hati, menandai jika hal ini sudah menjadikanku dewasa, kehidupan yang memang sangat diidamkan sewaktu kecil ternyata sangat menyiksa ketika aku dewasa. Kadar suatu masalah memang berbeda beda, maka dari itu tuhan menciptakan masalah hambanya berbeda beda. Sewaktu kecil ketika aku ditanya "Mira sayang, cita cita nya jadi apa? " dengan lantang aku menjawab kalau aku ingin menjadi Astronot, pergi ke bulan, jalan jalan ke luar angksa kurasa itu sangat menyenangkan. Tapi setelah aku Bersekolah dan Kuliah, tugas yang tiada henti tiap hari aku meralat ucapan ku sewaktu kecil. " Kayanya aku ingin jadi sukses aja dibanding jadi astronot " Ternyata kenyataannya Astronot bukan hanya mengendarai Roket lalu sampai ke bulan, bukan seperti itu kita harus memahami Koordinat , Gaya Gravitasi dll Skip ~ Aku sudah berada di ruang dosen terbaikku, mendiskusikan beberapa materi dan tugas yang akan datang. Aku memahami dengan seksama, tanpa beralih fokus. " Inget ya Mir, kita gak akan pernah bergerak maju ketika kita tak memikirkan idenya. " Percayalah seserang bisa sukses bukan karena dia Nilai nya besar atau Organisasinya banyak. Ketika aku mengalami hal yang sungguh menguras hati, menandai jika hal ini sudah menjadikanku dewasa, kehidupan yang memang sangat diidamkan sewaktu kecil ternyata sangat menyiksa ketika aku dewasa. Kadar suatu masalah memang berbeda beda, maka dari itu tuhan menciptakan masalah hambanya berbeda beda. Sewaktu kecil ketika aku ditanya "Mira sayang, cita cita nya jadi apa? " dengan lantang aku menjawab kalau aku ingin menjadi Astronot, pergi ke bulan, jalan jalan ke luar angksa kurasa itu sangat menyenangkan. Tapi setelah aku Bersekolah dan Kuliah, tugas yang tiada henti tiap hari aku meralat ucapan ku sewaktu kecil. " Kayanya aku ingin jadi sukses aja dibanding jadi astronot " Ternyata kenyataannya Astronot bukan hanya mengendarai Roket lalu sampai ke bulan, bukan seperti itu kita harus memahami Koordinat , Gaya Gravitasi dll Skip ~ Aku sudah berada di ruang dosen terbaikku, mendiskusikan beberapa materi dan tugas yang akan datang. Aku memahami dengan seksama, tanpa beralih fokus. " Inget ya Mir, kita gak akan pernah bergerak maju ketika kita tak memikirkan idenya. " Percayalah seserang bisa sukses bukan karena dia Nilai nya besar atau Organisasinya banyak.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD