FJ - 38

952 Words

"Abighea, gue nyari alasan kenapa gue harus ninggalin lo, tapi gue gak menemukannya. Gue harus gimana?" Kalimat seperti sihir pengantar rintikan kebahagian itu membuat Ghea benar-benar menghentikan pekerjaan memasaknya. Pelukan Jason melonggar, dan dengan perlahan Ghea membalikan tubuhnya. Jason menatapnya dengan tatapan yang Ghea yakini mampu membuat seluruh perempuan iri pada Ghea. "J, aku..." Ghea menggantungkan kalimatnya ketika Jason tersenyum. "Aku," "Biar aku aja yang ngomong. Aku sayang kamu, Bi." Ghea menundukan wajahnya, mencoba menyembunyikan rona merah pada pipinya. Ghea menundukan wajahnya, mencoba menyembunyikan rona merah pada pipinya. "Gak. Aku gak bakal ngomong gitu. Dasar GR!" canda Ghea. "Hmm?" "Aku," "Apa?" Dengan ragu, Ghea mencoba menatap Jason. Cowok itu m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD