"Kadang aku selalu bertanya, kenapa harus aku yang mengalami semua ini" ***** Atha mengalami demam yang cukup tinggi, tiga puluh delapan derajat celcius. Seluruh tubuhnya terasa seperti terbakar. Dominick bahkan terus menganti kain di kening Atha, karena selalu cepat saja kering. Atha telah membuka matanya beberapa saat yang lalu. Tapi dia terus diam dan memandang kosong ke arah atas. Tidak memiliki selera untuk berbicara, bahkan memandang Dominickpun dia tidak mau. Atha tahu jika Dominick telah merawatnya. Dia bisa melihat dari sudut matanya. Bahwa pria dingin itu begitu telaten dalam merawat Atha. Tapi Atha tidak membutuhkan hal itu. Dia tidak ingin apapun selain Arkhan. Apa yang baru saja di ketahui nya semalam membuatnya masih sangat terpukul. Dia belum mempercayai hal it

