Thalia menatap lurus jendela kamarnya yang agak lembab karena hujan. Malam ini Rayhan pulang lebih telat dari kemarin. Sepertinya, Thalia harus menambah porsi kesabarannya. Dan lagi ia tidak boleh stress dan banyak pikiran karena itu akan mempengaruhi kehamilannya yang masih sangat muda. Apa ini yang disebut ngidam? Thalia ingin sekali bakso yang saat itu ia makan saat pertama kali Rayhan menyatakan cinta padanya. Air liurnya seperti ingin menetes. Matanya berbinar sambil mencari kontak Rayhan. Sepertinya, enak sekali makan bakso malam-malam setelah hujan. Apalagi, dibelikan oleh suami. Tetapi, mengingat bagaimana sikap Rayhan padanya, ia mengurungkan niatnya. Ia memutuskan menekan aplikasi pesan antar makanan. "Kalau mau apa-apa, jangan minta dibeliin Papa ya, Nak. Kita harus mandiri.

