“Wanita itu... dia telah kembali.” Ratna menatap tak percaya pada suaminya, ucapan Hendrian barusan seakan membawanya pada mimpi buruk. “Papa tadi bilang apa?” tanya Ratna memastikan. “Mala, dia telah kembali dalam kehidupan putra kita.” Ratna menggelengkan kepalanya tak percaya, kedua tangannya mengepal. “Bagaimana bisa dia kembali? Bagaimana bisa dia memasuki hidup Raka lagi saat ini? Bukankah dia sudah lama pergi meninggalkan Raka? Bukankah dia sudah sangat lama kita buang dari kedupan putra kita?” ucapnya histeris. Hendrian memijat dahinya pelan, dia sama cemasnya dengan istrinya. Apalagi setelah melihat bagaimana Raka masih amat sangat peduli pada wanita itu siang tadi. “Pa, apa mereka kembali berhubungan?” “Entahlah, tapi yang Papa tahu, tadi siang wanita itu datang secara tiba

