Sudah hampir tiga hari Alina tak berkomunikasi dengan Arga. Telepon tak diangkat, SMS tak dibaca, w******p cuman di read doang. Apa boleh buat, Alina sudah terlanjur kecewa. Entah apa lagi yang harus Arga lakukan untuk mendekati Alina. Karena kejadian di Starbucks kemarin, Alina juga jadi mogok makan. Malas mau ngapa-ngapain. Bawaannya malas, seperti tak ada gairah hidup. Padahal Alina lagi hamil muda, butuh banyak nutrisi. Seperti pagi ini, bukannya makan, Alina malah lebih mementingkan mampir ke rumah Jovanka. Jangan lupakan juga semenjak kejadian dengan Ezra, cowoknya Jovanka di club malam waktu itu, Jovanka dan Alina juga belum saling bicara sampai sekarang. “Kamu mau ke mana, nak?” tanya ibu heran. “Mau ke rumah Jovanka bentar. Nggak lama kok,” jawab Alina. “Sendirian? Udah makan

