Chapter 19 - Marry Me?

2185 Words

“Aw ..” Arga meringis kesakitan saat kapas yang diberi obat luka itu menyentuh kulitnya. Pipi Arga memar biru, hidungnya yang mancung bagaikan perosotan anak TK itu juga berdarah. Apalagi penyebabnya kalau bukan tangan Gilang, kakak Alina. “Maafin Gilang ya. Dia emang emosian anaknya,” kata Alina. “Nggak apa-apa. Aku maklum kok. Mungkin aku juga bakal ngelakuin hal yang sama kalo aku jadi dia,” kata Arga sembari menahan rasa sakit di wajahnya. “Perih ya?” tanya Alina khawatir. Duh, minggu depan mau nikah, muka Arga yang ganteng itu malah jadi memar sana-sini. “Iya,” jawab Arga. Alina terdiam sejenak sebelum kembali bicara, “Keluarga kamu .. Gimana?” “Aku yakin bapak sama ibu mau nerima kamu. Terutama ibu sih. Soalnya dari dulu kan ibu selalu pengen punya anak perempuan.” Alina menge

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD