Sampai di apartemen Rinjani merasa aneh, bukan dia tak suka dengan suasana atau desain apartement suaminya. Hanya saja, dia tak nyaman dengan kondisi apartement yang pastinya akan ada banyak kenangan tentang mendiang Alesya. 'Hidup bersama seseorang yang belum mencintai dan tinggal di tempat yang sama penuh dengan kenangan masa lalu. Rasanya sangat aneh dan tidak nyaman,' monolog Rinjani dalam hati. "Tidak usah aku tunjukkan di mana kamar juga dapur, kamu sudah paham letakknya bukan?" Bastian membuyarkan lamunan Rinjani. "I-iya, Bas!" Rinjani menjawab dengan suara gagap karena kaget. "Semua barang pribadimu sudah ada di kamarku," ucap Bastian lagi. Rinjani yang masih merasa belum nyaman hanya mengangguk kemudian mengekor langkah suaminya menuju kamar utama. Apartement Bastian sangat l

