Pagi harinya, setelah sarapan selesai, Bastian mengantar istrinya dulu ke rumah mertuanya, baru dia berangkat ke kantor. Rencananya, siang nanti, Rinjani akan pulang kembali ke rumah mertuanya sambil menunggu suaminya pulang kerja. "Aku sudah sediakan baju untukmu di apartemen. Enggak usah banyak bawa barang ya!" Bastian menatap Rinjani yang duduk di kursi sebelahnya. "Iya. Aku hanya akan memberikan oleh-oleh ini, ke Mama," jawab Rinjani sambil mengangkat paper bag yang dia bawa. Bastian mengangguk, tak lama, mobil mewah itu melaju meninggalkan rumah orang tua Bastian. Sepanjang perjalanan, Rinjani membahas pekerjaannya dan tanggung jawabnya untuk mengelola butik dari Usman, kakek suaminya. Bastian tidak melarang istrinya bekerja meski statusnya sudah menikah. Karena lelaki tampan itu

