Bab 25

1252 Words

Gadis itu mengerutkan keningnya.”Kok malah dikasih uang, Om?” “Lah jadi? Uangnya buat beli cokelat.” “Danin kan enggak tahu dimana belinya.” “Danin ganggu kita main catur aja,” protes Om Pras. Danin langsung cemberut.”Danin pengen cokelat, Kakek.” “Sebentar ya,” balas Om Pras. Mereka melanjutkan main caturnya. Sementara Danin menunggu dengan sabar. “Oke selesai, Om kalah!” Danin tertawa mengejek. “Ini gara-gara kamu nih ribut melulu minta cokelat. Ya udah ayo deh, naik motor aja ya biar cepat.” Reno berdiri. “Siap, om.” Danin mengacungkan jempolnya. Ia segera naik ke boncengan sepeda motor butut Reno. “Asyik!” Danin bersorak saat Reno berbelok ke sebuah super market.”Danin sekalian beli es krim ya, Om?” “Iya, terserah mau beli apa. Yang penting sampai rumah jangan merengek ya.” R

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD