Adrian yang berhasil pergi dari Our Bar setelah sempat ditahan untuk Amanda guna menemaninya minum, akhirnya bisa segera pulang ke kediaman pria itu. Sesampainya di rumah, Adrian lekas menemui sang putra, Auriga yang sudah terlelap di kamarnya dengan ditemani oleh Rahma. “Mbak Rahma, maaf ya, saya pulang terlalu malam. Apa Auriga tadi rewel saat saya belum pulang?” tanya Adrian dengan nada merasa bersalah. “Oh iya, Tuan. Tadi Den Riga sempat cemas pada Tuan Adrian yang tak kunjung pulang tadi. Apalagi Mbak Tissa juga nggak bisa pulang. Tadi dia sempat menelepon Den Riga. Mbak Tissa khawatir pada Den Riga dan Tuan,” sahut Rahma. Adrian terperangah mendengar jawaban Rahma. “Iya, kah? Tissa sempat menelepon Riga?” Rahma mengangguk. “Iya, Tuan. Mbak Tissa mencemaskan kondisi Den Riga d

