Mobil yang kutumpangi bersama Smith berhenti di ujung Avenue street di sungai Harlem. Dari dalam mobil aku melihat Edvan terkapar di sana. Bersandar di pembatas jalan dan kesepian. Smith menatapku, dari tatapannya aku merasakan perhatian dan kemarahannya pada Edvan. Bagaimanapun dia adalah bagian dari Blackfire yang merupakan nama belakang ibunya, tetapi ayahnya menginginkan dia memakai nama keluarganya--jadi dia marah melihat Edvan bertindak mengabaikan rasa hormat pada dirinya. Aku bisa mengerti perasaannya yang gusar melihat Edvan teronggok seperti itu. Bagaimanapun dia berdarah Blackfire. Sopir menepikan mobil, aku beranjak keluar dari mobil. "Kau tetap di sini sampai aku merasa membutuhkanmu." "Kau yakin? " tanya Smith. "Ya, aku ingin tau apa saja yang akan ia katakan padaku. "

