Bagian 18

1668 Words

Selepas sholat maghrib di hari Minggu, Bima sudah bersiap dengan kemeja batik yang sudah disetrika dengan licin dan celana kain hitam yang menempel pas pada kakinya. Tak lupa setelah sholat dia juga berdoa memohon agar dilancarkan semua urusannya oleh Allah. Ijin dan restu dari sang ibu juga sudah dikantonginya. Bima mengecek kondisi rambutnya dan sekali lagi merapikan kemeja batiknya. Dia sudah merasa pas dan siap untuk berangkat ke rumah orang tua Sabrina. “Hati-hati ya, Bim. Ibu doakan semoga semuanya berjalan lancar ya. Aamiin,” ucap Darma seraya mengelus bahu sang putra dengan pelan dan penuh kasih sayang. “Aamiin. Bima berangkat dulu ya bu. Assalamu’alaikum.” Bima segera beranjak setelah mencium tangan dan ibunya membalas salamnya. Dalam hati Darma juga takut jika terjadi sesu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD