Setelah jam pulang sekolah, Sabrina dan Ismi melaksanakan rencananya tadi pagi untuk nongkrong cantik di kafe depan sekolah. Setelah memesan minuman dan beberapa camilan, mereka memutuskan untuk mencari tempat duduk yang jauh dari pintu masuk. Sabrina pasti membutuhkan tempat yang nyaman untuknya bercerita. “Kenapa sih kamu tumben nanya hal serius kayak gini, Sab? Bukan bermaksud apa-apa, tapi aneh saja rasanya karena kamu menanyakan hal ini tiba-tiba. Pasti ada sesuatu yang terjadi,” ucap Ismi setelah dia dan Sabrina duduk. “Ayah dan ibuk tiba-tiba tanya kapan aku siap nikah. Aku dulu memang berencana menikah diusia 25 tahun. Sedangkan saat ini aku sudah 24 tahun. Kamu tahu sendiri aku begitu dimanjakan oleh kedua orang tuaku, ayah dan ibuk ingin aku mulai belajar untuk membantu mengur

