Bagian 20

1629 Words

Pagi ini Sabrina bangun dengan mata yang sembab. Selepas menangis dia langsung tertidur sehingga membuat matanya menjadi lebih bengkak dari biasanya. Beruntungnya Sabrina bangun lebih awal sehingga dia masih bisa mengkompres matanya dengan es batu yang telah dilapisi kain halus agar bengkaknya hilang. Dia tidak ingin menjadi buah bibir rekan kerjanya di sekolah karena kondisi matanya yang bengkak. Sabrina sudah siap dengan seragam guru hari ini, atasan kemeja putih polos dan bawahan hitam serta kerudung hitam. Beberapa dokumen yang harus dia bawa seperti perangkat pembelajaran dan tugas siswa yang dia koreksi di rumah sudah masuk di dalam ranselnya. Sabrina berjalan ke arah dapur. Dia berharap pagi ini tidak seburuk dan sekacau tadi malam. Dapur pagi ini sepi. Ibu dan ayahnya tidak ada

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD