SAH

1140 Words

Runi sedang mengemasi beberapa potong pakaiannya ke dalam tas, ketika Sandy masuk ke dalam kamarnya. Dia melihat anak bungsunya itu tengah menekuk wajahnya. “Kamu beneran nggak mau ikut Ibu ke pernikahan kakak kamu, Sand?” tanya Runi. Sandy menggelengkan kepalanya seraya berkata, “Sampai kapanpun aku tidak akan menganggap dia sebagai kakakku!” Runi menghela napas panjang. Dia sudah kehabisan cara untuk menasehati Sandy. “Ya sudah kalau kamu nggak mau ikut Ibu. Kamu nggak masalah kan kalau Ibu menginap selama satu minggu di rumah Kevin?” tanya Runi menatap lekat wajah Sandy. “Memangnya kalau aku menjadikan masalah, Ibu bakalan nggak jadi menginap? Nggak mungkin, kan? Ibu akan tetap menginap di rumah anak Ibu itu, iya kan?” ucap Sandy kesal. “Ibu akan menginap sekalian nungguin cucu Ib

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD