Udara di dalam mal mewah terasa begitu sejuk, namun Nara merasa telapak tangannya dingin. Hari ini, Oma Sekar mengajak pengantin baru itu untuk melihat koleksi terbaru di toko emas langganannya. Toko itu terlihat menjual perhiasan dengan harga sangat mahal terbukti dari pintunya yang dijaga ketat oleh petugas keamanan dan setiap perhiasan di dalamnya berkilau di bawah lampu kristal yang mahal. Oma Sekar tampak sangat bersemangat, ia ingin sekali membelikan Nara perhiasan yang cantik untuk menghiasi leher dan jari polos wanita itu yang selama ini tampak terlalu sederhana. "Nara, Oma minta padamu jika sedang ada masalah ceritalah. Jangan sampai aku mendengar kalau cucu mantu cantikku ini dilukai lagi," ujar Oma Sekar dengan nada suara yang begitu tulus. Ia menggenggam tangan Nara, menatapny

