Chapter 22 - A Naughty Video Call

2234 Words

Jantung Ingga seketika berdegup kencang begitu dirinya mendengar apa yang baru saja dikatakan Keenan. “Apa maksud kamu, Keenan?” ucapnya dengan tatapan yang terlihat amat terkejut nan tak percaya. Keenan tersenyum kecut. “Harus berapa kali aku bilang padamu, Ingga? Aku mau mengakhiri semuanya,” ucapnya dingin. Ingga menggeleng perlahan. “Tidak, tidak mungkin .. Kamu bercanda kan? Kamu sedang bercanda kan, Keenan?!” ucap Ingga yang kedua mata indahnya mulai terlihat berkaca-kaca. Keenan langsung menggeleng. “Aku bersungguh-sungguh. Aku ingin putus denganmu,” ucapnya dengan raut wajah yang terlihat amat serius. Tanpa sadar, air mata akhirnya mulai berjatuhan, membasahi pipi mulus Ingga yang terlihat kian memerah. “Tidak, aku sama sekali tidak mau berpisah denganmu, Keenan ..,” ucapnya se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD