26.

1265 Words

Sejak bel pulang berbunyi Erza terus mengikuti Naya, dari Naya pergi ke perpustakaan untuk mengembalikan buku sampai saat ini Naya menunggu kendaraan umum pun Erza tetap setia berdiri di sampingnya dengan sebuah senyuman dan tanpa mengalihkan pandangan dari wajah cantik Naya. "Yaah... Mendung," keluh Naya dengan sebuah helaan nafas lelah. "Aku anter pulang yuk, mau gak? Keburu berubah pikiran nih..." Tawar Erza dengan sedikit gurauan. "Boleh, tapi nanti." "Kapan, Nay? Udah mau ujan nih." "Ya nanti, setelah kamu berubah pikiran." Jawab Naya yang berhasil membuat terkekeh pelan. Cling. From: Rani onyet Inget jam 3 kerlom sheyeng... Kenapa Naya bisa melupakan itu. Naya langsung membalas pesannya. To: Rani onyet Aku masih di sekolah): Jempuuuut.... From: Rani onyet Dih, ogah. Pul

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD