Bab 47

2512 Words

Kenzo terpana dengan ketulusan hati Mamanya, dirinya selalu mengkhawatirkan Skyla yang bahkan bukan anaknya sendiri. Kenzo teringat bagaimana Rachela yang khawatir ketika dulu menemukan dirinya di lampu merah dengan tangan yang patah. Jika mengingat hal itu rasanya Kenzo sangat sedih, sampai sekarang pun dia bahkan belum bisa membalas semua kebahagiaan hati Keluarga ini. Mereka yang selalu memperlakukan Kenzo dengan baik, bahkan mereka tidak pernah membedakan perlakuan antara dia dengan adik-adiknya. "Ma, Sky ayo masuk dulu nggak enak di lihat orang lain" ucap Kenzo mengingatkan karena posisi mereka masih berada di depan pintu. Kenzo bahkan masih dengan membawa kantong plastik yang berisi ayam penyet di dalamnya. "Kenzo bukan mengganggu suasana tapi Kenzo udah lapar Ma" ucap Kenzo.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD