Bab 22

2016 Words

Rosita melihat Skyla yang seperti nya sangat sayang dengan bayi yang baru dua temukan saat ini, mungkin memang Skyla merasakan bagaimana rasanya menjadi anak terbuang hingga tidak diinginkan keluarga, karena itulah dia merasa satu nasib dengan bayi yang ada di dalam pelukannya ini. "Sky, bayi nya diam ya dia nggak papa kan? gimana kalau mampir dulu beli popok sama s**u buat adek bayinya?" saran Galih. "Boleh Bang, Ca ini Ca dompet Sky nanti kamu yang belanja aja ya sama Bang Galih, kasian seperti nya udah gelap gini anak bayi ga boleh di luar" ujar Skyla. "Iya Sky siap, itu di depan ada supermarket, berhenti situ aja bang" ucap Rosita. Galih langsung mengikuti apa yang adiknya katakan, mereka langsung membeli s**u dan popok karena itu yang paling penting saat ini, anak bayi itu sep

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD